targetteropong| Tanjung Pandan Belitung ~~ IR dan W Dua (2)Orang Oknum wartawan tidak bisa mengelak saat ditangkap aparat Anggota Satreskrim Polres Belitung bersama Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Belitung, yang melakukan pemerasan terhadap Direktur Utama RSUD Dr.H.Marsudi Juddono(11/08).

Dalam melakukan aksinya, ke dua pelaku mengancam akan membuat/menaikkan berita negatif terkait proyek yang sedang berjalan di RSUD tersebut Jika korban enggan memberikan(menyerahkan-red) sejumlah uang yang di minta ke dua pelaku.

“Kedua pelaku Sudah kami amankan karena mengancam akan beritakan sesuatu kalau mau tidak ada pemberitaan,” terang Kepala Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Belitung, Riki Guswandri,SH melalui Pressrilis nya.

Riki Guswandri,SH mengungkapkan,penangkapan kedua pelaku dilakukan setelah keduanya meminta uang kepada Direktur Utama RSUD Dr.H.Marsidi Juddono dan mengintimidasi dengan ancaman akan menaikkan berita terkait proyek yang sedang berjalan.

“Di ancam dan di intimidasi akan menaikkan berita negatif kedua pelaku meminta sejumlah uang oleh Direktur Utama RSUD hanya di berikan 500.000/Amplop(ada 2 amplop sebagai Barang Bukti-Red),” jelas Riki Guswandri,SH.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Belitung itu menuturkan, perkara yang digunakan sebagai ancaman kepada korban adalah dugaan pungutan liar terhadap pelaksanaan Proyek Pembangunan RSUD.

“Kedua Pelaku menganggap ada permasalahan dalam proyek tersebut Tapi kan tidak terbukti, terus kenapa yang diperas jadi Direktur Utama,”Tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait aksi pemerasan yang dilakukan,sayang dalam rilis yang diterima tidak disebutkan nama media kedua pelaku.

Sekedar Informasi kedua pelaku bisa terjerat pasal 368,369,335 Jo Pasal 53,55 dan Pasal 64 KHUP dengan Ancaman 9 Tahun Penjara***tim/red/R21